Rintihan sang pendaki yang gagal mencapai puncak untuk menjemput si Rajawali yg selama ini melambai-lambaikan sayapnya minta dikasihi, ternyata telah terbang tinggi bersama yang lain.



Jumat, 09 April 2010

kata hatiku

Sayang, maafkan aku yang sudah membuatmu sakit...
Aku tidak tahu harus memulai dari mana?
Yang aku rasa hanyalah...aku merasa telah berdosa karena menyakiti perasaanmu....
Menyakiti hati orang yang seharusnya aku bahagiakan...

Sayang...
Tidak terkira rasa sayangku padamu...melebihi yang kau kira dan kau bayangkan...
Aku pun baru tersadar bahwa aku mampu menyayangimu melebihi dari yang kupikirkan
Semampuku mencintaimu ...lahir dan bathinmu...
Kau dan aku sama-sama tak akan menyangka...bahwa aku sangat menyayangimu...

Sayang...
Seandainya kau tahu...bahwa sangat menyiksa bathinku ...
bila ternyata aku telah menyakitimu...
Betapa aku memohon pada-Nya...
Untuk mengampuni aku karena telah menyakiti perasaanmu...


Sayang...
Tahukah bahwa aku sedih melihatmu putus asa...
Aku sedih melihatmu frustasi...
Aku sedih melihatmu menyerah...



Sayang...
Maafkan bila aku menyakitimu...
Aku hanya inginkan yang terbaik untukmu...
Walau ternyata yang kulakukan salah dimatamu...
Tak ada niat selain itu...hanya inginkan kebaikan untukmu...


Sayang...
Aku mohon jangan pernah membenciku...
Aku mohon jangan pernah menudingku jahat...
Aku hanya berusaha untuk menjadi “ the perfect boy 4 u “ ...
Walau aku tahu aku hanyalah manusia yang tak mungkin sempurna


Sayang...
Jangan pernah merasa tak sempurna untukku...
Karena kau seseorang yang paling sempurna dimataku...
Jangan pernah merasa tak membahagiakanku...
Karena kau seseorang yang membuatku mencinta...


Sayang...
Kadang aku sedih karena tak mampu untuk berbuat lebih untukmu...

Sayang...
Apakah ada sedikit kebencianmu padaku...
Karena itu akan membuatku dilaknat Allah dan para bidadari di surga...
Karena aku telah menyakiti hati seseorang yang seharusnya aku bahagiakan...

Sayang...
Terkadang cinta memang tak masuk akal...
Mungkin orang akan katakan itulah cinta...
Tapi yang aku rasakan padamu...
Lebih dari sekedar cinta...

Sayang...
Jangan kau tertawakan perasaanku ini...
Karena aku pun kadang menertawakan perasaanku...
Mengapa aku bisa terjebak dengan perasaan ini...
Tapi ini yang terjadi dan aku tak menyesalinya...

Sayang...
Berharaplah kepada Allah, agar aku tetap dinaungi perasaan ini...
Berharaplah kepada Allah, agar kita akan selalu bersama...
Karena aku selalu berharap untuk terus mencintaimu...

Sayang...
Bagaimana seharusnya aku...
Apakah benar perasaan ini...

Sayang...
Cukup dengan senyumanmu, bahagialah jiwaku...
Cukup dengan ceriamu, hilang lelahku...
Cukup dengan candamu, hilang penatku...
Cukuplah perhatianmu untukku...

Sayang...
Tak cukup kata dan kasih yang aku ingin curahkan padamu...
Aku sungguh kehabisan kata-kata untuk ungkapkan perasaanku padamu...
Aku sungguh kehabisan daya untuk mencurahkan semua kasihku padamu...
Aku sungguh-sungguh sayang kamu...
Aku sungguh-sungguh...

Didunia aku telah diberi seseorang yang benar-benar aku sayang dan cinta...
Dan jika Allah mengijinkan...
Aku akan semakin mencintaimu di surga kelak...


Aku memang sangat mudah menyukai seseorang...
Tapi aku hanya memiliki sedikit cinta...
Dan cinta itu telah menjadi milikmu...

Dari sekian senyuman indah...
Hanya senyumanmu yang kusukai....
Dari sekian rupa yang rupawan....
Hanya wajahmu yang terbayang...
Dari sekian cinta...
Hanya cinta mu yang membawaku ke surga....

I love how I thank God everyday for bringing someone as wonderful as you into my life.
I love spending the holidays with the one person I love the most.
I love the way you make me feel like anything is possible as long as I'm with you.

1 komentar:

  1. Ehm.... cuittt cuittt...
    Ehhh si bandel lg jatuh cinta ya...
    ^_^ ^_^ ^_^ pisssss (^_^)v

    BalasHapus