Rintihan sang pendaki yang gagal mencapai puncak untuk menjemput si Rajawali yg selama ini melambai-lambaikan sayapnya minta dikasihi, ternyata telah terbang tinggi bersama yang lain.



Kamis, 01 April 2010

HEMBUSAN NAFAS KERINDUAN

terasa lemas dan terlamun dalam kursi
Aku ingat akan kejadian semalam
Saat indah bersamamu
Kini ku hanya sendiri yang merasakan keindahan
Dalam lamunanku tentangmu
Tetes air mata selalu ada sepanjang hari sepanjang waktu
Ya,,,aku sadar bahwa itu rindu atas cinta yang kupunya
Tapi,,,itu hanya akan jadi sebuah bayangan yang tak ada henti
Dalam diriku
Rindu,,,Rindu,,,Rindu,,,itu yang selalu ku ucap
Kasihku…
Kau telah bersamanya dan takan pernah bersama denganku.
Tapi ingatlah dalam janji setiaku padamu
Aku akan selalu ingat dan selalu mencintaimu dalam hari-hariku
Dan aku akan selalu merindukanmu
Wahai kasihku…
Taukah dirimu bahwaku di sini selalu menunggumu
Satu tahun telah berlalu
Ku tapaki hidup sendiri di sini tanpamu kasih,
Kutahu kita takan bisabersama lagi
Tapi aku akan selalu menunggumu di sini hingga ujung waktuku
Aku tinggalkan kamu karena terpakasa
Dan pilihanku adalah kebaikan demi cintamu
Tapi andai kau tahu maksudku,
Tentu kau akan tersenyum dan melepaskanku.
Dirimu sungguh sempurna di hatiku
Hingga kini ku tak bisa mencari penggantimu..
Tapi sulit bagiku untuk melepas cintaku padamu
Hari hariku selalu menangis hanya karena mengenang
Masa-masa yang terlalu indah
Oh…Sayangku
Bila kaumendengar seruanku
Balaslah dengan kata kata yang kau terbangkan
Bersama angin damai pembawa rindu
Ya Tuhanku…
Bila memang dia tak bisa bersamaku
Ijinkanlah ku bisa membawa cinta ini sampai akhir nanti
Dan buatlah diriku bahagia hanya dengan memiliki cinta ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar